melihat netbook dan notebook sekarang yang udah membawa windows OEM dalam harddisknya… terpikir oleh saya untuk membuat partition recovery seperti itu pada laptop toshiba yang saya miliki kebetulan sih belinya masih dengan OS DOS alias tanpa OS… karena sering repot dengan pengujian-pengujian aplikasi dan sering dijadikan objek percobaan jadi deh neh laptop sering di istall ulang… pertamanya sih masih menggunakan os windows xp dengan image dari norton ghost… pas liat laptop bokap yang pake oem jadi deh bereksperimen… setelah search sana search sini akhirnya ketemu juga aplikasi yang dibutuhkan buat build tuh partition recovery..

alat yang diperlukan:
– komputer atau laptop
– DVD windows 7
Windows 7 OEM Recovery Partition Tools Creator

Tambahan:

Jika sebelum nya sudah pernah terinstall dan harddisk telah terpartisi dengan tipe primary maka gunakan partition tool mengubah tiper partisi… karna secara default maks primary partisi dalam satu hardisk hanya 4.. maka 3 primary digunakan sebagai system dan 1 di jadikan extended yang akan di bagi dalam beberapa logical yang anda butuhkan
jika sudah ada partition selain system paritisi dan boot partisi maka jadikan paritisi lain sebagai logical partition yang bisa di convert menggunkan partition tool seperti EASEUS PARTITION MANAGER

Cara Kerja…
masukan cd ke dalam drive dan boot komputer/laptop anda dari cd-drive… hingga masuk ke dalam mode install
pada menu install maka tekan tombol shift+F3 untuk masuk ke dalam command promp

untuk clean install dengan menggunakan seluruh resource harddisk maka langkah kerja sebagai berikut:
– ketikan pada jendela command prompt :
diskpart
select disk 0

diasumsikan bahwa disk yang di gunakan adalah disk 0, untuk mengetahui disk yang terpasang gunakan command list disk

- kemudian buat 3 partisi dengan menggunakan command berikut:
create partition primary size=200
format fs=NTFS quick label=SYSTEM
assign letter=S
active

maka pertisi awal telah dibuat, ada dapat melihat dengan menggunakan commad list partition
arti size=200 pada baris awal menunjukkan bahwa besarnya partisi yang kita buat sebesar 200 MB, ya ini merupakan partisi system pada windows atau disebut MBR jika tidak salah.. dimana file boot di simpan di dalam partisi ini.
kemudian kita lanjutkan dengan membuat partisi 2 dan 3 dimana partisi 2 untuk recovery dan partisi 3 untuk lokasi booting windows (lokasi file windows terinstall) dengan menggunakan command hampir sama dengan command diatas yakni:

create partition primary size=12000
format fs=NTFS quick label=RECOVERY
assign letter=R
set ID=27

karena partisi kedua merupakan partisi recovery maka disarankan ukuran minimun adalah 12 GB
set ID=27 <== ID 27 merupakan partition recovery dan akan terbaca sebagai OEM REVERSED pada saat pengistallan

create partition primary size=40000
format fs=ntfs quick label=WINDOWS
assign letter=W

create partition primary size=40000 <== jika ingin menggunakan semua sisa resource harddisk untuk lokasi penginstallan windows (dalam bahasa lain C nya windows) maka size=40000 tidak usah diketikkan

semua partisi yang kita butuhkan telah siap.. untuk pempartisian lainnya nanti setelah windows di instal bisa silah di partisi dengan format extended/logical drive dengan menggunakan tool partisi bawaan windows atau dengan menggunakan EASEUS PARTITION MANAGER

- lanjutkan langkah penginstallan windows dan pilih partisi windows yang telah dibuat sebagai lokasi default penginstallan…
– selesaikan semua tahan hingga sampai ke tahap mendaftarkan nama user..
– pada tahap ini jangan input dulu nama user.. tapi tekan tombol kombinasi CTRL+SHIFT+F3 sehingga komputer restart dan masuk ke dalam menu audit atau system preparation…
– klik cancel pada menu sysprep yang tampil pada awal
– copykan seluruh folder driver yang ingin dimasukan ke dalam drive C: sehingga driver tetap ada pada saat penginstall ulang berikutnya… install semua driver yang dibutuhkan dan ektrak applikasi Windows 7 OEM Recovery Partition Tools Creator… install beberapa aplikasi standar seperti office dan pdf serta antivirus yang akan di gunakan… beberapa aplikasi lain tidak disarankan karena akan hilang pada saat keluar dari audit mode…
– buka file setting.inf yang terdapat di dalam folder intaller windows 7 oem recovery partition tools creator
– ganti nilai berikut:

DiskID=0
WipeUSBDVD=0
RecoveryPartitionID=2
RecoveryLetter=R:
RecoveryLabel=RECOVERY
BootPartitionID=1
BootLetter=S:
BootLabel=SYSTEM
WindowsPartitionID=3
WindowsLetter=W:
WindowsLabel=WINDOWS
Partition1Size=12000
ganti dengan besarnya recovery disk yang dibuat
Partition1Type=27
Partition1Label=RECOVERY
Partition2Size=200
ganti dengan besarnya system disk yang dibuat
Partition2Type=07
Partition2Label=SYSTEM
Partition3Type=07
Partition3Label=WINDOWS

kemudian save file tersebut…

- setelah anda yakin bahwa semua driver dan aplikasi telah anda install maka, langkah terakhir yang dilakukan adalah menginstal

- pada menu yang tampil gunakan pengaturan berikut seperti terlihat pada gambar

source winRE.win yang di gunakan secara default berada pada folder C:\Windows\System32\Recovery

- klik install dan tunggu hingga windows selesai menginstall aplikasi tersebut dan widows otomatis akan restart sendiri dan masuk kedalam mode recovery console dan mengcapture windows image… tunggu hingga seluruh proses selesai dan windows restart kembali.

- maka recovery console anda telah siap digunakan..
– untuk masuk kedalam recovery console pada saat booting windows tekan tombol F8 (safe mode).. pada layar menampilkan menu safe mode maka tekan tombol esc dan tekan tab, pilih recovery console yang ada di bawah..

About these ads